Home » , » Snapdragon 855 Bantai 845 dalam Adu Benchmark

Snapdragon 855 Bantai 845 dalam Adu Benchmark

Posted by Droid Tech Media on Wednesday, January 16, 2019

Pada CES kemarin Qualcomm membuat event kecil untuk melakukan benchmark chipset terbaru me Snapdragon 855 Bantai 845 dalam Adu BenchmarkPada CES kemarin Qualcomm membuat event kecil untuk melakukan benchmark chipset terbaru mereka, Snapdragon 855. Pada adu benchmark tersebut, Snapdragon 855 menghasilkan angka yang cukup mengejutkan.  Peningkatan performa dibandingkan Snapdragon 845 bisa dibilang cukup signifikan.


Berikut hasilnya jika dibandingkan dengan Galaxy Note 9, Pixel 3, OnePlus 6T dan lain-lain:




  • Geekbench




Pada CES kemarin Qualcomm membuat event kecil untuk melakukan benchmark chipset terbaru me Snapdragon 855 Bantai 845 dalam Adu BenchmarkGeekbench didesain untuk mengukur performa CPU.




  • GFXBench GL Benchmark




Pada CES kemarin Qualcomm membuat event kecil untuk melakukan benchmark chipset terbaru me Snapdragon 855 Bantai 845 dalam Adu BenchmarkKali ini performa grafis yang diuji.




  • Antutu




Pada CES kemarin Qualcomm membuat event kecil untuk melakukan benchmark chipset terbaru me Snapdragon 855 Bantai 845 dalam Adu BenchmarkKalau yang ini pasti sudah tahu ya, terutama para kaum Antutudiyah




  • Web benchmark: Google Octane




Pada CES kemarin Qualcomm membuat event kecil untuk melakukan benchmark chipset terbaru me Snapdragon 855 Bantai 845 dalam Adu BenchmarkGoogle octane digunakan untuk menghitung performa Javascript.


Kesimpulan


Kemampuan single-core dari SD 855 jelas mengalami peningkatan yang signifikan, performa multi-core juga meningkat hingga menyamai A11 Bionic milik Apple. Namun perlu diingat, kemampuan single-core dari Apple masih lebih tinggi, dan Apple masih menggunakan 6 core, sedangkan SD 855 menggunakan 8 core. Jika Apple menggunakan 8 core maka hasilnya seperti yang ada di iPad Pro 2018, hasil multi-core Geekbench mencapai lebih dari 18 ribu.


Peningkatan paling signifikan pada SD 855 ada pada web benchmark. Kemampuan chipset ini untuk melakukan rendering halaman web bukan main cepatnya. Sedangkan peningkatan paling kecil ada pada grafis. Jadi jangan harap kamu mendapatkan perbedaan yang signifikan dibandingkan chipset seri sebelumnya saat main game berat.


Sebagai non-gamer, saya merasa sudah cukup dengan chipset mid-end seperti SD 636 atau SD 660. Bagaimana denganmu? Chipset apa yang dipakai smartphonemu? Bagikan ceritamu disini ya!


 


via Android Police



Sumber https://indoint.com/


0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Blog Archive

.comment-content a {display: none;}